Dalam kehidupan bergereja yang terus berkembang, peran pemuda menjadi bagian penting yang tak tergantikan. Melalui tema “Pemuda GKJW: Gotong Royong Anti Doyong”, para pemuda GKJW diajak untuk meneguhkan kembali semangat kebersamaan, solidaritas, dan pelayanan yang kokoh di dalam Kristus.
Tema ini mengingatkan bahwa kekuatan sejati pemuda GKJW tidak hanya diukur dari semangat dan energinya, tetapi juga dari kesediaan untuk bergotong royong, saling menopang, dan berjalan bersama dalam pelayanan. Nilai gotong royong menjadi cermin nyata dari kasih Kristus yang mengikat setiap anggota tubuh-Nya dalam satu persekutuan yang hidup dan dinamis.
Pemuda GKJW dipanggil untuk hadir dan terlibat aktif dalam kehidupan bergereja, menjadi garam dan terang di tengah jemaat maupun masyarakat. Mereka bukan sekadar generasi penerus, tetapi mitra pelayanan yang membawa warna dan semangat baru bagi gereja. Di sisi lain, gereja pun diajak untuk hadir sebagai sahabat bagi pemuda — yang mendampingi, mendengar, dan menumbuhkan mereka dalam iman serta karya.
Semangat “Gotong Royong Anti Doyong” bukan hanya slogan, melainkan wujud nyata dari kebersamaan yang saling menguatkan antara pemuda dan gereja: bersama melayani, bersama bertumbuh, dan bersama menjadi berkat bagi dunia. Dengan langkah seirama dan hati yang sehati, pemuda GKJW siap menjadi generasi yang kuat dalam iman, kokoh dalam kasih, dan tangguh dalam pelayanan.