Sumberpakem, 5 Oktober 2025 — Suasana penuh sukacita dan haru menyelimuti Gedung GKJW Jemaat Sumberpakem saat berlangsungnya Ibadah Pelantikan Pendeta Eklesius Enaggelioe Osme Enodias, S.Fil. Ibadah dimulai pada pukul 16.00 WIB dan dihadiri oleh seluruh warga jemaat Sumberpakem beserta pepantan Paleran dan Kalisat, serta perwakilan dari jemaat-jemaat se-lingkup Majelis Daerah (MD) Besuki Barat. Sekitar 150 orang hadir dalam ibadah yang penuh khidmat ini.

Rangkaian ibadah diawali dengan pelepasan Pendeta Christo Dean Patria yang selama ini melayani sebagai Pendeta Konsulen di GKJW Jemaat Sumberpakem. Pelepasan tersebut menjadi momen penuh rasa syukur atas dedikasi dan pelayanan beliau sejak awal masa konsulennya hingga tanggal 5 Oktober 2025.

Selanjutnya, dilakukan prosesi pelantikan Pendeta Eklesius Enaggelioe Osme Enodias, S.Fil oleh Pdt. Kristanto, selaku Wakil Sekretaris Umum Majelis Agung GKJW (Wasekum PHMA). Dengan disaksikan seluruh jemaat yang hadir, prosesi pelantikan berlangsung dengan penuh hikmat dan sukacita, menandai awal pelayanan resmi Pdt. Eklesius di Jemaat Sumberpakem.
Dalam khotbah sulungnya, yang diambil dari Lukas 17:5–10, Pdt. Eklesius mengisahkan sebuah ilustrasi tentang seorang ayah dan anak yang menyeberangi jembatan rapuh di tengah hutan. Melalui kisah itu, beliau menegaskan pentingnya iman dan ketaatan kepada kehendak Tuhan. “Sebagai hamba Tuhan yang telah dibeli dan diselamatkan, kita tidak boleh bertindak semena-mena, melainkan tetap berjalan dalam tuntunan dan penyertaan-Nya hingga mencapai tujuan penuh keselamatan,” ungkapnya.
Sebagai pendeta yang baru dilantik, Pdt. Eklesius menyatakan kesiapannya untuk melayani jemaat Sumberpakem dengan sepenuh hati, bekerja sama dengan seluruh warga jemaat, serta pantang menolak setiap panggilan pelayanan.
Ibadah pelantikan ini menjadi momen bersejarah dan penuh makna bagi seluruh warga jemaat, menandai awal perjalanan pelayanan baru yang diwarnai dengan harapan, semangat, dan keyakinan bahwa Tuhan senantiasa menyertai langkah pelayanan GKJW Jemaat Sumberpakem.