Lumajang, 19 Oktober 2025 – Suasana penuh sukacita dan kehangatan memenuhi GKJW Jemaat Lumajang ketika para Adiyuswa KPAY se-Rayon Besuki Barat berkumpul dalam kegiatan Temu Akrab. Acara yang berlangsung dari pukul 11.00 wib ini dihadiri oleh para Adiyuswa dari empat jemaat, yakni GKJW Jatiroto, GKJW Sidoreno, GKJW Tunjungrejo, dan GKJW Lumajang.

Dengan mengusung tema “Soyo Sepuh tan Soyo Tanggung lan Ampuh”, kegiatan ini menjadi momentum berharga bagi para lansia untuk mempererat persaudaraan, saling menguatkan dalam iman, serta menegaskan bahwa usia senja bukan penghalang untuk tetap berkarya dan bersukacita dalam pelayanan.

Acara diawali dengan registrasi peserta dan welcome drink, kemudian dilanjutkan dengan pujian pembuka “Monggo Sami Nderek Gusti” dan menyanyikan Mars Lansia. Setelah doa pembukaan yang dipimpin oleh Pnt. Tri Pinudjo, seluruh peserta diajak merenungkan firman Tuhan melalui renungan yang disampaikan oleh Pdt. Gabriel Satya Crisyia, S.Si.

Beragam persembahan pujian turut memeriahkan suasana, dibawakan oleh perwakilan dari tiap jemaat, seperti KPAY Tunjungrejo dengan lagu “Siapa Bilang Lansia Tidak Berguna”, KPAY Jatiroto dengan “Gusti Nggendong Aku”, KPAY Sidoreno dengan “Iso Ora Iso Kudu Iso”, serta KPAY Lumajang dengan “Sering Kutanya Pada Diriku”.

Dalam sambutannya, Bapak Imam Kurdi, selaku Ketua Rayon Besuki Barat, menyampaikan apresiasi atas semangat dan keaktifan para Adiyuswa yang terus menjadi teladan bagi generasi muda gereja. Sementara perwakilan PHMJ dan PHMD turut memberikan dukungan serta doa agar kegiatan semacam ini terus terjalin secara berkelanjutan.

Setelah makan siang bersama yang penuh keakraban, dilanjutkan dengan kegiatan fun games dan pembagian doorprize yang menambah keceriaan seluruh peserta. Tak lupa, sesi foto-foto antar jemaat menjadi penanda kebersamaan dan kenangan indah yang akan terus dikenang.

Melalui acara ini, para Adiyuswa kembali diingatkan bahwa meski usia bertambah, semangat melayani dan bersyukur kepada Tuhan harus tetap menyala. Seperti tema yang diusung, semakin tua bukan berarti lemah justru semakin tangguh dan ampuh dalam kasih Tuhan.